Bimbang
Elaine Firdausza
pertama kalinya ia menyapa
aku begitu terpesona
dengan rangkaian huruf yang ia tata menjadi kata
terpancar keindahan hatinya yang begitu bijaksana
hingga
memenjarakan aku dalam kerinduan yang mendera
ketika ia berikan aku setitik cahaya
dan memelukku dalam cinta
aku begitu terpesona
dengan rangkaian huruf yang ia tata menjadi kata
terpancar keindahan hatinya yang begitu bijaksana
hingga
memenjarakan aku dalam kerinduan yang mendera
ketika ia berikan aku setitik cahaya
dan memelukku dalam cinta
ada kedamaian yang aku rasa
namun kenapa cahaya itu kini kian suram
dan duriduri penghalang kian menghujam
adakah jalan masih panjang
kenapa kini ada serpihanserpihan bimbang
mampukah aku melewati setiap terjal
mampukah aku melewati setiap terjal
ya Rahman padaMu aku mengadu
tentang hati yang diliputi ragu dan cemburu
tentang hati yang diliputi ragu dan cemburu
sucikan hatiku
dari titiktitik noda yang menghitamkan niatku
dari titiktitik noda yang menghitamkan niatku
tuntunlah langkah kaki ini
pada cahaya kasih nan suci
jangan biarkan aku melangkah tanpa kendali
hingga mengabaikan fitrah yang sejati
dan sampaikanlah aku pada cinta yang Kau ridhai
jangan biarkan aku melangkah tanpa kendali
hingga mengabaikan fitrah yang sejati
dan sampaikanlah aku pada cinta yang Kau ridhai

Tidak ada komentar:
Posting Komentar