Serpihan Hati Sang Perindu
ku sapa engkau yang merantau dalam uzlah beralas percikpercik malam
rintik gema bahasamu tuturkan aroma dan pesona yang kau jaring dalam selimut ilalang yang terunduk tafakkurtemanilah diri yang kini sembab dalam kujur dan baris ingatanku
mungkin malam tak beraroma purnama
namun tutur itu, yang lahir dalam gairah anggun tulusmu
ceritakan sejarahsejarah rindu yang kau bahasakan dalam skema
dahagamu dalam arti kehadiran
bintang dan bulan
sapa mesra dari nada malam
anggunmu adalah baris alismu yang beriak di tangkai nada kerinduanmu, semoga
terlahir di kamar rinduku padamu, yang menyambut sederhanaku
Yogyakarta 26july2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar