Maskawin 46
Sebias surga memetak di jantungmu, mematang pada setiap arah yang ku tanam pada sekian harap masa memasa tentangmu yang menahkoda di nadi do’aku. Biar kita cipta telaga yang memanis madu.
Ini dadaku, berharap kau akan membantal di atasnya, lalu engkau akan menceritakan tentang rupawan bidadari, dan aku pun akan mengecupmu sebagai bidadari yang telah sempurna menjadi cerita pada setiap aku memahat nama tentang petikan nada jantungmu yang menganyam namaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar