Kamis, 17 Mei 2012

TETES DARAHKU YANG INGIN KU SULAM DALAM RAKHIMMU

         Maskawin 45

Restui  aku.....
Menyusun setiap darah yang mengalir dari tubuh ibu. Yang dalam setiap alirnya adalah kehidupan yang teraup harap tanpa jeda. Mendanau pada setiap aku ingin mengayuh ketaatan di antara restu yang mengiring denting haru di kelopak matanya. Dan ibu telah sucikan darahku atas basuh kakinya dengan senampan rupa bunga yang terpetik di pohon masyafah istijabah.
Kini,
Ijinkan aku......
Lawatkan darahku pada kandung rakhiemmu, dan menetap selamanya, hidangkan aku rengkuh ternikmat pada lekukan suci yang menjalari tubuhmu. Dan desah terpanjangmu dapat ku pintal dengan desah isyaratku. Hingga rupa-rupa pandawa akan menggigil dalam dekapmu, dan kecup bibirmu akan memetak pada setia tabiatmu sebagai ibu.

Kamar Tafakkur I. 14 Mei 12. 19:02.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar