Senin, 11 Maret 2013

Dari Tatakrama tasbih Ku Ajak Engkau Mencari.



            Maskawin 66

Bila dapat aku lucuti, setiap sisi dari tubuhmu, akan ku sampaikan pada hujan, bahwa kaulah yang paling basah dari setiap rintiknya. Sebagai melati, ku rangkai engkau dengan benang dari pintal tanganku, dan ku sampaikan sebagai teguk wangi yang murni.
Engkaulah yang luhur, menyingkap udzur pada setiap kita sedang bertadabbur, dan inilah syukur dari buah benihmu yang menutur.

Bila kau ingat, kisah dari para leluhur, hormati pasanganmu, seperti engkau yang sedang menakar musyhaf-musyhaf dari ejamu. Dan dekaplah kasihmu, bak engkau sedang menata setiap hijaiyah dari cahaya wahyu.
Karena di hati pasanganmulah engkau akan merebah. Rebah paling panjang dari usiamu yang pernah kau lawati.
Dan kesetiaan adalah hidup yang dapat tersandar dari usia sadar yang kita sebut sebagai tiang yang mencagak dari kuat cinta. Yaitu cinta kita, Zawjaty.

Kamar Tafakkur III. 10.2.13. 13:45.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar