Senin, 11 Maret 2013

Terlafal Rubaiat di Detak Dada



Maskawin 71

Selekat ceritra
Tergambar namamu dari belai helai lentikmu, menariku di gambar hikayah munajatmu
Aku beradu syahdu bersama rubaiatmu, serangkai tangkai alismu dibendung senandung bahar.
Kutujukan ziarah sumsumku, senada randu namaku dijalar nadimu
Ku kabar bak ku tebar segala paras yang melakoni redu redam aksara tasyahhudmu
Dan i’tidal jarak kita adalah alamat relung bahasa kita yang disebut rindu

Inilah rubaiatku, ku tersadar. Terambat di dadamu, adalah hasrat seranum kejora pada bingkisin malam.

Jakarta, 22-02-13.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar