Maskawin
71
Selekat
ceritra
Tergambar
namamu dari belai helai lentikmu, menariku di gambar hikayah munajatmu
Aku
beradu syahdu bersama rubaiatmu, serangkai tangkai alismu dibendung senandung
bahar.
Kutujukan
ziarah sumsumku, senada randu namaku dijalar nadimu
Ku
kabar bak ku tebar segala paras yang melakoni redu redam aksara tasyahhudmu
Dan
i’tidal jarak kita adalah alamat relung bahasa kita yang disebut rindu
Inilah
rubaiatku, ku tersadar. Terambat di dadamu, adalah hasrat seranum kejora pada
bingkisin malam.
Jakarta, 22-02-13.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar