Senin, 11 Maret 2013

Terbukalah Pintu Sebagai Cinta



            Maskawin 67

Zawjaty....!!! inilah rukun cinta, yang dapat kita buka sebagai pintu menuju singgasana.

Saling mengasihi, hingga nama kita terlahir sama sebagai cinta
Menabur bahasa indah, lantaran ialah tatakrama yang dapat kita baca sebagai ceritra
Setia mendampingi, karena disanalah kita dapat memetik cahaya, dan tak ada lagi, cahaya yang kan silaukan kita. Karena kitalah sempurna dari ikhlas masing-masing.
Saling mendekap, lantaran keseimbangan cinta, adalah diri kita yang senantiasa menjaga. Hingga hidup adalah makna dari utuh yang sahaja.

Rebahlah, Zawjaty...
Ku ajak engkau menyilang tubuhku, hingga desah nafasmu dapat aku tata sebagai keikhlasan. Dan ku sandang tubuhmu, hingga geliat hidup dapat kita rengkuh bersama.


Kamar Tafakkur III. 10.2.13. 14:00.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar