Maskawin
70
Kita
susun bersama do’a-do’a ini, kau yang menabur bunga di raup wajahku, yang kau
petik dari setiap helai air matamu
Ku
pungut tuturmu dari persujudan kecil ini, hingga disetiap engkau melafalkan
nafas, disana aku sedang menghirup segar-segar.
Lalu
berucap:
Iniah
istana kita, teratap segara dadamu, berhalaman lembut tanganmu, bersejadah
lembaran perihal tabur tutur do’a kita.
Jakarta, 22-02-13. 23:27

Tidak ada komentar:
Posting Komentar