Senin, 11 Maret 2013

DI NAMPAN MALAM KITA MENGALAMAT



Maskawin 57

Engkau memanggilku dari balik pintu kala malam itu. Kau mencariku. Mengajakku serta  memintaku memandikanmu dengan serampai bunga yang telah kau petik dari halaman rumahmu.
Kita pun sama-sama menodai malam.

Kau bergeleyut di tubuhku yang sedang merebah panjang. Engkau mulai menata hasratmu dari seluruh desir yang memangu tari geliatmu. Kau seperti kehilangan dirimu, lantaran akulah yang kau tiupkan nafas dari getar dadamu.

Kau memelukku. Melewati setiap baris yang melajur tubuhku. Hingga tibalah engkau pada gemerincik tajuk yang memaku di antara dadaku. Kau terus mencari, hingga panas tubuhmu menjadi gigil paling dahaga nelaga. Dan ku mandikan engkau dengan geliatku, sampai wajah basahmu adalah anggun yang mengapung birahimu dan buncahku.

Kamar Tafakkur III. 14 November 2012. 16:26.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar